Distapang Lakukan Sosialisasi Pengendalian Dan Penanggulangan Bencana Pertanian
Di Kecamatan Pejagoan
Selasa, 29 Maret 2022 bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Pejagoan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen melakukan sosialisasi pengendalian dan penanggulangan bencana pertanian kepada petani perwakilan Gapoktan atau Poktan Desa di Seluruh kecamatan Pejagoan. Turut hadir dalam acara sosialisasai tersebut perwakilan dari Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Ibu Muryaningrum, S.P.,M.Si. selaku subkoordinator Perbenihan dan perlindungan, Petugas Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Bapak Sudiro Usodo,S.P. dan koordinator BPP Kecamatan Pejagoan Bapak Riswanto,S.ST serta seluruh penyuluh BPP Kecamatan Pejagoan dan tupa ketinggalan Gapoktan dan atau Poktan perwakilan Desa di Seluruh kecamatan Pejagoan.
Dalam sambutannya Ibu Muryaningrum, S.P.,M.Si. selaku subkoordinator Perbenihan dan perlindungan Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan menyampaikan bahwa perlunya tindakan perlindungan tanaman khususnya padi di wilayah Kabupaten Kebumen dari bencana. Salah satunya yaitu dengan mengikuti asuransi usaha tani padi (AUTP) sebagai wujud pencegahan. Tahun ini di Musim Tanam 2 Tahun 2022, kabupaten Kebumen mendapat alokasi AUTP sebesar 7600 Ha dari anggaran APBN dan 100Ha dari anggaran Provinsi untuk Musim Tanam 1 Tahun 2023. Selain itu beliau juga menyampaikan ke petani peserta sosialisasi meneruskan pesan dari Bupati Kebumen bahwa jika ada gabah yang basah terkena banjir bisa langsung dibawa ke RMU Kutowinangun untuk ditindaklanjuti agar bisa segera diproses agar petani tidak kesusahan menjemur.
Dalam kesempatan ini juga, Bapak Sudiro Usodo selaku petugas POPT Kecamatan Pejagoan menyampaikan kemungkinan-kemungkinan OPT yang akan muncul di Musim Tanam 2 Tahun 2022. Oleh karena itu untuk pencegahan agar OPT tersebut tidak menyebabkan gagal panen maka petani harus melakukan budidaya tanaman sehat, pengamatan rutin di lapangan, pengendalian secara pestisida nabati dan melakukan pengendalian hama terpadu.
Acara inti dalam sosialisasi ini adalah penyampaian materi tentang asuransi usaha tani padi (AUTP) sebagai wujud pengendalian bencana pertanian yang disampaikan oleh Ibu Umi Barokah,S.P. Umi menyampaikan bahwa untuk mengatasi kerugian petani, maka pemerintah membantu mengupayakan perlindungan usahatani dalam bentuk asuransi pertanian. Tujuan penyelanggaraan asuransi pertanian adalah untuk melindungi kerugian nilai ekonomi usaha tani padi akibat gagal panen, sehingga petani memiliki modal kerja untuk pertanaman berikutnya. AUTP ini dikhususkan bagi petani yang mengalami gagal panen karena serangan OPT (tikus, wereng, penggerek batang dan lain sebagainya) dan karena dampak dari fenomena iklim seperti banjir dan kekeringan. Petani hanya cukup membayar 36.000 untuk pendaftaran 1 hektar sawahnya. Ini dikarenakan Pemerintah sudah mensubsidi sebesar 80% atau 144.000 per Ha dari total biaya asuransi yaitu sebesar 180.000 per hektarnya. Namun demikian untuk mengklaim ganti rugi dari AUTP tersebut adalah Intensitas kerusakan mencapai ≥ 75% dan luas kerusakan mencapai ≥ 75% pada setiap luas petak alami dan petani tidak boleh menghilangkan barang bukti tersebut dengan mengarit padinya sampai menunggu pihak dari asuransi datang mensurvey.
Penutup, Koordinator BPP Pejagoan, Bapak Riswanto,S.ST. menyampaikan bahwa mari para petani yang diwakili oleh Poktan sama-sama melakukan pengendalian bencana pertanian khususnya tanaman padi dengan mengikuti asuransi usaha tani padi untuk Musim Tanam 2 Tahun 2022 dan tahun-tahun berikutnya. Selain itu beliau juga berpesan agar informasi tentang AUTP ini bisa disampaikan ke anggotanya saat pertemuan rutin kelompok agar semua petani bisa ikut mendaftar AUTP.
GELAR FFD PANEN PADI DEMPLOT CSA SIMURP DI KECAMATAN KEBUMEN, TANGGAPAN PETANI “CSA LUAR BIASA DAN TERBUKTI NYATA”
Selasa, 25 Juli 2023 telah dilaksanakan Farmer Field Day (FFD) atau Hari Temu Lapang Panen Padi Demplot CSA SIMURP di Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, tepatnya di Kelompok Tani Sri Waluyaningtani Desa Jatisari. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen yang diwakili oleh Ibu Cahyo Sulistyorini, S.P. dari Bidang Penyuluhan, Camat Kebumen yang diwakili oleh Sekcam Kebumen Bapak Juniadi, Kapolsek Kebumen Bapak Joko Maryono, S.H., Danramil Kebumen yang diwakili oleh Babinsa Bapak Agus S, Kepala Desa Jatisari Bapak Muslichudin, Koordinator PPL BPP Kec. Kebumen Ibu Latifah Dwi Setiasih dan seluruh PPL Kec. Kebumen serta perwakilan Gapoktan dan Poktan se Kecamatan Kebumen. Program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) merupakan modernisasi irigasi strategis dan program rehabilitasi mendesak yang merupakan salah satu program utama Kementrian Pertanian yang dikhususkan untuk daera...



Komentar
Posting Komentar