Langsung ke konten utama

DUKUNG GENTA ORGANIK, KELOMPOK TANI DESA ARGOPENI KECAMATAN AYAH BUAT PUPUK TRICHO KOMPOS

 




Kebumen – Bertempat di Aula Balai Desa Argopeni Kecamatan Ayah dilaksanakan pertemuan Kursus dan Rembug Tani Poktan Inti di Kelompok Tani Karya Mina, Rabu (12/07/2023). Peserta sebanyak 25 orang dengan materi yang disampaikan oleh penyuluh pertanian Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Ayah terkait pembuatan Pupuk Tricho Kompos. Tricho Kompos merupakan salah satu bentuk Pupuk organik kompos yang mengandung cendawan antagonis Trichoderma sp. Semua bahan organic dalam proses pengomposannya ditambahkan Trichoderma. Trichoderma berfungsi sebagai decomposer bahan organik dan sekaligus sebagai pengendali OPT penyakit tular tanah seperti : Sclerotium sp, Phytium sp, Fusarium sp, Phytoptora sp, dan Rhizoctonia sp.

 Adapun manfaat dari pupuk Tricho Kompos yaitu :

1.  Mangandung unsur hara makro dan mikro

2.  Memperbaiki struktur tanah

3.Memudahkan pertumbuhan akar tanaman, dan menahan air

4.Meningkatkan aktifitas biologi mikroorganisme tanah yang menguntungkan

5.Sebagai pengendalian OPT penyakit tular tanah.

Langkah-langkah pembuatan pupuk Tricho Kompos yaitu dengan mempersiapkan alat dan bahan-bahan sebagai berikut :

1.  Starter jamur Trichoderma sp 250 gram / 1 liter air

2. Serbuk gergaji, arang sekam, daun-daun kering, sisa sayuran, maupun bahan-bahan lain yang dapat digunakan untuk membuat kompos

3.  Pupuk kendang (sapi, kambing, atau ayam) 100 kg

4.  Dedak halus 2 kg

5.  Gula merah 0,5 kg / tetes tebu 0,1 liter

6.  Kapur dolomit secukupnya

7.  Gembor/sprayer penyiram air

8.  Cangkul

9.  EM4 0,1 liter

10.  Air secukupnya

11.  Terpal

Cara pembuatan adalah sebagai berikut :

1.   Campurkan bahan pupuk kompos dan pupuk kendang dan aduk sampai rata

2.  Kemudian ratakan diatas tanah dengan ketebalan 20 cm

3.   Taburkan dedak halus

4.   Taburkan kapur dolomit diatasnya

5.  Larutkan gula merah/tetes tebu dan EM4 dengan 10 liter air diaduk-aduk hingga rata

6.  Siramkan secara merata laritan EM4 dengan gula merah/tetes tebu diatas campuran pupuk kompos dan pupuk kendang menggunakan gembor

7.  Aduk-aduk menggunakan cangkul sampai merata

8.   Tutup rapat menggunakan plastik atau terpal selama kurang lebih 7 hari

9. Setelah 7 hari plastic penutup dibuka, masukan biang/bibit Trichoderma sp sebanyak 250 gram kemudian diaduk Kembali

10.  Tutup Kembali plastic penutup dan biarkan kurang lebih selama 21 hari

11. Setelah 21 hari  jamur Trichoderma sp sudah tumbuh yang ditandai dengan munculnya benang halus berwarna putih pada media kompos dan inilah yang dimaksud dengan pupuk Tricho kompos

12.  Pupuk Tricho kompos siap digunakan.

Aplikasi pupuk Tricho kompos pada tanaman yaitu dengan cara :

1.  Taburkan pupuk Tricho kompos secara merata pada lahan sebelum ditanam (pupuk dasar)

2.   Taburkan pupuk Tricho kompos secukupnya pada lubang tanam dan ditutup dengan tanah.

Selain teori juga dilaksanakan praktek pembuatan pupuk tricho kompos, peserta sangat antusias mengikuti kegiatan praktek dan juga dilaksanakan diskusi untuk membahas terkait pupuk Tricho kompos.

  

Ditulis Oleh :

Sugeng Haryadi,S.Pt. (Penyuluh Pertanian BPP Kec.Ayah Kab.Kebumen)

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GELAR FFD PANEN PADI DEMPLOT CSA SIMURP DI KECAMATAN KEBUMEN, TANGGAPAN PETANI “CSA LUAR BIASA DAN TERBUKTI NYATA”

  Selasa, 25 Juli 2023 telah dilaksanakan Farmer Field Day (FFD) atau Hari Temu Lapang Panen Padi Demplot CSA SIMURP di Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, tepatnya di Kelompok Tani Sri Waluyaningtani Desa Jatisari. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen yang diwakili oleh Ibu Cahyo Sulistyorini, S.P. dari Bidang Penyuluhan, Camat Kebumen yang diwakili oleh Sekcam Kebumen Bapak Juniadi, Kapolsek Kebumen Bapak Joko Maryono, S.H., Danramil Kebumen yang diwakili oleh Babinsa Bapak Agus S, Kepala Desa Jatisari Bapak Muslichudin, Koordinator PPL BPP Kec. Kebumen Ibu Latifah Dwi Setiasih dan seluruh PPL Kec. Kebumen serta perwakilan Gapoktan dan Poktan se Kecamatan Kebumen. Program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) merupakan modernisasi irigasi strategis dan program rehabilitasi mendesak yang merupakan salah satu program utama Kementrian Pertanian yang dikhususkan untuk daera...

PANGGUNG PENYULUHAN Siniar Penyuluh Pertanian Kebumen

  PANGGUNG PENYULUHAN Siniar Penyuluh Pertanian Kebumen   1. Panggung Penyuluhan merupakan inovasi metode penyuluhan di era digitalisasi penyuluhan pertanian.   2. Panggung Penyuluhan  mengangkat materi yang berisi tentang  penyuluhan pertanian dengan konsep wawancara langsung, narasumber berasal dari Penyuluh Pertanian atau Pelaku Utama dan Pelaku Usaha di bidang pertanian.   3. Panggung Penyuluhan akan ditayangkan di media sosial Penyuluhan Pertanian Kebumen diantaranya YouTube dan Podcast setiap satu minggu sekali pada hari Jumat.   4. Panggung Penyuluhan merupakan kegiatan bersama tiga     organisasi profesi yaitu : a. Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) DPD Kebumen b. Forum Komunikasi Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (FK THL TBPP)     Kebumen c. Forum Komunikasi Tenaga Penyuluh Pertanian (FK TPP) Kebumen Catatan : Siniar atau yang dikenal sebagai pod...

AGRI PARK SMART FARMING ROWOKELE SEBAGAI TEMPAT PELATIHAN/PERCONTOHAN PENERAPAN TEKNOLOGI CSA

KEBUMEN – Agri Park Smart Farming terletak di Kompleks Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen dijadikan sebagai tempat percontohan penerapan teknologi Climate Smart Agriculture (CSA). Adapun tanaman yang ada di tanam di Agri Park yaitu Melon Hidroponik, Bawang Merah, Kedelai,Cabai, Tomat, Padi Sawah Rendah Emisi Gas Rumah Kaca dengan penerapan sistem tanam jajar legowo, pengairan basah kering penggunaan AWD serta ada kolam ikan di sampingnya. Pupuk yang digunakan menggunakan pupuk organik dan penggunaan pestisida nabati di lahan percontohan. Selain itu juga ditanami tanaman refugia yang berfungsi untuk mengundang dan menyediakan musuh alami seperti predator atau parasitoid sebagai mikrohabitatnya dengan harapan bisa mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) secara alami. Penerapan teknologi sederhana sampai modern diterapkan di lokasi Agri Park ini, dengan memanfaatkan sumur tua sebagai sumber irigasi utama untuk mengairi semua tanaman yang ada di lahan. Penggunaan AWD sebagai...